Daftar Isi [Tampil]


Sudahkah kamu hidup bahagia, tems? Bagaimana supaya kamu dapat menghadapi permasalahan dengan santai? Well, ketika kita menjalani kegiatan yang menyibukkan dan menyita waktu kita. Kita lupa diri bahwa kita butuh istirahat dan refreshing. 

Kegiatan yang terlalu mendominasi hingga tak jarang membuatmu capek.

Sebenarnya kita bisa berpikiran jernih, karena kegiatan yang padat dikerjakan maka terjadilah overthinking. 

Pikiran kita kemana-mana, sampai hal kecil pun dipikirkan. Akibatnya timbullah kepenatan yang berlebihan, marah tak tau arah, dan hilangnya semangat dalam menjalani hidup.

So, semakin kita keras menekan diri kita. Semakin tinggi tingkat stress dalam tubuh kita. Aku pernah membaca nasihat dari sebuah pengalaman di buku motivasi yaitu jangan terlalu keras dengan badanmu. Coba bayangkan kalau nanti kamu di masa kejayaanmu, tapi malah tubuhmu ada di masa kehancuran. Semua yang dibangun sekarang tidak bisa dinikmati. 




Ketika tubuh kita melakukan semuanya tanpa henti. Pastinya capek bukan? Mungkinkah kita adalah mesin atau robot? Meskipun jawabannya tidak. Lakukanlah sebisa mungkin dan sebaiknya selagi muda. 

Belum lagi, prasangka negatif kita memikirkan omongan orang di luaran sana memungkinkan motivasi kita pudar. Malahan kita masih mempedulikan ucapan yang mereka lontarkan. Ya, padahal mereka bukan orang yang membiayai kehidupan kita. Toh tanpa mereka kita masih bisa hidup. 

Orang yang mencintai dirinya sendiri, tak memperdulikan omongan orang lain. Bagi mereka itu hanya bualan yang tak bisa merubah takdir kita. Percayalah sama diri sendiri. Hidup itu harus enjoy dan bahagia, tems. Hehehe

Meski ujian hidup juga ada, tapi kita dapat menyikapi masalahnya dengan santai. Lima Tips Hidup Bahagia dan Santai Ketika Menyikapi Masalah, berikut caranya :

1. Perbanyak Bersyukur

Sebab bersyukur akan menjadi kita lebih bahagia. Orang-orang yang bersyukur akan disukai oleh orang sekitarnya. Tak akan mengurangi kebahagiaan atas orang yang bersyukur. 

Oleh karena itu, masalah bukanlah beban bagi mereka tapi menjadi nikmat yang harus dihadapi.

2. Fokuslah Pada Fakta dan Cari Solusinya

Saat situasi kritis kita mulai menjauh dari masalah tersebut. Padahal mencarikan solusi jauh lebih tenang dan menyenangkan.

Hal ini dapat mengurangi beban hidup dan diri menjadi bahagia.

3. Lakukan Hal yang Rileks

Saat pikiran tegang karena kondisi yang tidak stabil. Maka cobalah kita melakukan aktivitas yang membuat rileks.

Mendengarkan musik favorit, berolahraga di pagi hari, yoga untuk meditasi diri, atau liburan ke Luar Negeri atau Luar Daerah.

Pokoknya lakukan banyak kegiatan efektif lain yang mengembalikan mood baikmu.

4. Hindari Berasumsi yang Terlalu Berlebihan
Contohnya dalam asumsi yang tidak positif. Dalam hidup kita seringkali mendapatkan masalah seputar cinta/jodoh, uang/harta, jabatan/tahta, prestasi dan sebagainya.

Semisal nih ya, urusan jodoh. Ketika kita menjalani hubungan dengan seseorang yang dicintai. Kadangkala kita ingin mereka adalah menemani dan berada di samping kita saat di pelaminan, nyatanya restu belum didapatkan.

Santai sajalah, ada waktunya semua akan dipertemukan dengan seseorang terbaik dan saat yang tepat. 

Urusan harta, seringkali kita ingin memiliki gaya hidup yang berlebihan. Padahal uang harus dikelola dengan perencanaan keuangan yang bagus. 

Jangan samakan standar hidupmu dengan orang lain, enjoy sajalah dan nikmati hidupmu dengan bahagia.

Tentang jabatan, misalnya kita mendapatkan kedudukan sebagai manajer. Kita mau tim bekerja sama dengan melakukan semua tugasnya dengan baik. Namun ada kalanya masalah teknis muncul. Sebagai sebuah tim, tetaplah santai dan tidak memperumit keadaan. 

Intinya, mencarikan solusi untuk membuat keadaan pulih.

5. Menjaga Kesehatan
Ketika kita mengutamakan kesehatan tubuh, maka kita akan siap menghadapi permasalahan yang ada. 

Teruslah mengkonsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup. Tapi tak lupa jua kita berolahraga secara teratur dan rutin, sehingga stress berkurang dan menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran kita lebih waras.

Dua hal yang tak terpisahkan dari hidup adalah kebahagiaan dan kesedihan. Pun ketika kita berbahagia bukan berarti kita tidak memiliki kesedihan, atau sebaliknya. Di dalam kesedihan bukan berarti tidak ada kebahagiaan. 

Itu sebabnya ada yang mengatakan pelangi akan datang setelah hujan. Mereka sama-sama mewarnai kehidupan kita. Tak bisa dipisahkan memang, dan tidak ada yang hadir di dunia ini tanpa sebab. Terutama, bahagia dan sedih.  


Untuk itu, teman-teman yang pernah sedih dan bahagia. Itu hal wajar yang dirasakan semua manusia. Jadi jangan membuat diri kita tunduk harus sesuai keadaan. Ya kalau bahagia maka nikmatilah. Pun kalau sedih, cobalah pelajari apa sesuatu yang membuat kita sedih, kemudian berusahalah bangkit dan semangat lagi.

Sekian artikel tips hidup bahagia dan santai menghadapi masalah saya rangkum versi ulfah. Bagaimana sudah bahagiakah sekarang? Semoga bermanfaat.