Daftar Isi [Tampil]

Tiga-motivator-penyemangat-hidup

Penyemangat hidup bagi kalian siapa, Buds? Mungkin jawaban paling dominan yaitu keluarga, orang tua dan sahabat tercinta. Tapi sekarang bukan tentang mereka, aku membahas beberapa orang yang berhasil menginspirasiku langsung. Dan aku terinspirasi ketika tau kisah jatuh bangunnya dan klik saat mengetahui segalanya. 

Mengapa ketika aku ditanya siapa penyemangat hidupku kecuali keluarga, maka aku berpikir ulang untuk mendapatkan jawabannya? Salah satunya tidak cepat bagiku untuk percaya sama apa yang aku lihat diawal saja bahkan tentang kesan jatuh cinta pada pandangan pertama pun masih kurang yakin, hehe. 


Suatu ketika aku mendengarkan cerita orang sekitar, sempat terlintas di benakku apa yang disampaikannya. Mungkin benar dia hebat, pintar, dan sebagainya. Tapi selagi aku belum tau kehidupan mereka, bagaimana perjuangan, dan perjalanannya saat itu aku gak akan termotivasi.


Namun, kenyataannya mempercayai bahwa jalan yang orang tempuhnya tidak seperti yang aku lihat saja, perlu diulas, diperhatikan segalanya. Aku mesti tau jalan hidupnya sehingga aku takluk dari apa yang aku dengar dan lihat juga, seperti pepatah Minang ajaran nenek moyang kami. Jangan percaya sama apa yang kamu simpulkan pertama kalinya. Kenapa?


Ya, pastinya jika belum melihat langsung, mendapatkan cerita dari bibir orang yang dipercaya, kita tidak boleh yakin dulu. Sekarang malah dunia berbeda, kita hanya melihat dari pandangan kita saja, tanpa mendengarkan dari orang terpercayanya.


Contoh begini, katanya orang yang kaya hidupnya mulus terus, tapi belum tentu bahagia dengan yang dipunya. Katanya orang yang pintar jalan karirnya mudah, tiap kali melamar pasti diterima, tapi belum tentu bisa bebas dan merdeka. Karena standar kita itu bukan dari yang dilihat saja, tapi kita mesti ikut mendengarkan dan merasakan cerita mereka juga.


Mau terinspirasi atau tidak dengan siapapun itu, setiap langkahnya ada hikmah dan pelajaran yang dapat kita petik. Dan motivator juga penting bagi sebagian orang. Tetapi bagi sebagian orang lainnya dengan mereka akan terinspirasi dengan hidupnya sendiri, baik dari cara mereka survive hingga mereka bisa bangkit kembali.


Bayangkan kita termotivasi sama diri sendiri kayak berkaca dong. "Ulfah kamu itu pernah melewati hal yang lebih besar dari itu loh, masa yang ini kamu menyerah aja," Berkaca dari pengalaman sebelumnya, kira-kira begitulah kita terinspirasi sama self. Ayo kuatkan prinsipmu, punya tekad, dan keyakinan yang kuat kan, mari berjuang!


Nah, aku punya list tiga motivator nih. Kira-kira siapa saja yang pernah aku jadikan motivator hidup. Berikut tiga motivator yang pernah kujadikan sebagai penyemangat hidup :


1. Muhammad Assad

Terinspirasi dari bukunya yang berjudul Notes from Qatar 1 dan Notes from Qatar 2. Aku terinspirasi dari tulisan yang ada di bukunya. Beliau mampu mencerahkan, menyampaikan sarat pesan lebih dalam, mengupas hikmah di balik perjalanannya. Dia menceritakan cerita di blognya yang dapat menajamkan gairah mudamu dan meningkatkan spiritual juga. 


Di balik kisah-kisah yang dikemasnya ada perjuangan yang ditorehkannya, terutama tentang dahsyatnya sedekah, misteri jodoh, dan menikah muda. Beliau mengulik dengan sederhana apalagi karyanya penuh nilai-nilai yang berbobot.


2. Aldilla Dharma

Beliau suka menyampaikan opini menarik tentang sebuah sikap, cara bertingkah laku, hingga kekuatan sholawat. Dia mengutamakan kecerdasan spiritualnya untuk dibagikan baik via Instagram story, telegram atau WhatsApp grup. Karya-karyanya yang berjudul jangan pernah menyerah dan jangan takut gagal yang berhasil membuatnya mengadakan roadshow. Dalam perjalanannya mengadakan roadshow ke berbagai wilayah Indonesia. Beliau juga datang ke Padang tepatnya tahun 2016.


Dan saat dimana aku masih proses mencari jati diri, aku merasa kurang mencintai diriku sendiri di situasi tertentu, kemudian muncul pikiran negatif lainnya. Kemudian aku ingat bahwa segala sesuatu itu hanya milik Allah dan kita jangan pernah berharap sama orang lain, kecuali diri kita. Sampai saat ini aku masih berprinsip demikian. Itulah contoh kecilnya postingan bermanfaat beliau.


Beliau begitu banyak mengajak melakukan kebaikan. Bahkan hal kecil yang kita lupakan, seperti tata krama atau sopan santun yang akan merusak martabat kita. Untuk itu, generasi milenial ketika mendapatkan informasi dari berbagai sumber ada baiknya selalu memfilter apa yang kita berikan buat tubuh kita. Dengan cara batasi akun yang menurut kita tak pantas. Dan pilih motivator terbaik kita di masa depan.


3. Fahd Pahdepie

Entah kenapa saat itu ke Gramedia bersama abangku. Aku langsung tertuju pada buku Fahd Pahdepie. Dari pengalamannya yang sempurna disusun menjadi rangkaian kata dalam sebuah jurnal. Beliau menceritakan kisahnya,l lewat tulisan tersebut. Banyak cerita mengharukan, sedih, dan beragam rasa disajikannya. 


Beliau terkenal sebagai seorang penulis, politikus, pengusaha, dan aktivis. Karya-karyanya seperti jodoh, perjalanan rasa, muda berdaya karya raya, dan masih banyak lagi yang lainnya.


Penyemangat hidup tiap orang berbeda-beda. Sebenarnya ada banyak motivatorku dalam hidup seperti orang tua, sahabat, dan orang terdekatku. Merekalah orang yang selalu ada di setiap langkah dan tujuanku. Dan ketiga orang di atas pernah dan sampai sekarang masih membekas di hatiku. Karena aku mendapatkan inspirasi dari perjalanan mereka. Makanya aku berani menjadikan mereka sebagai salah satu motivatorku.


Baiklah sekian dulu tulisan singkat tentang penyemangat hidup dari sahabatulfah.com. Semoga bermanfaat semua, stay healthy and care Buds. Buds kalau boleh tau siapa penyemangat hidup kalian?