Dengar Alam Bernyanyi, Seruan Peduli Bumi dengan Tetap Lestarikan Hutan Indonesia

Assalamualaikum semuanya...

Dengar-Alam-Bernyanyi

    Ingat hutan dan alam jadi ingat sebuah seruan peduli bumi yang terngiang akhir-akhir ini. Aku begitu candu mendengarkan sebuah lagu kebanggaan kita semua, di mana maknanya sangat mendalam pada makna kehidupan, di masa mendatang. Apakah kalian tahu dengan nyanyian indah "Dengar Alam Bernyanyi"? Inilah lagu yang menghanyutkanku pada sebuah peran penting  kelestarian hutan Indonesia. 

    Soal ekosistem hutan, siapa yang menjamin kehidupan makhluk hidup seperti manusia dan makhluk hidup lainnya akan baik-baik saja? Jawabannya tidak lain yaitu alam yang memberikan kita penghidupan.

   Sekarang bagaimana cara kita berterima kasih pada hutan, hutan yang selalu memberikan kita penghidupan yang sangat berkualitas secara gratis dan cuma-cuma. Nah, jika kita mampu menjaganya dengan baik seperti itu pulalah hutan menjaga kita dengan ia memfasilitasi kita oksigen dan menyerap karbon dioksida sehingga berkualitas sekali udara yang kita hirup. Di satu sisi, hutan #IndonesiaBikinBangga  karena setianya hutan untuk kita jadikan dia sebagai ruang hidup bagi manusia, hewan, dan tumbuhan. 

    Dan upaya kita untuk melestarikan lukisan indah Tuhan yang satu ini, justru sangat bermanfaat dan berpengaruh besar terhadap bumi tercinta ini. Sampai detik ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki luasan hutan terbesar di dunia. Secara tak langsung menjadikan kita selaku  makhluk yang hidup berkat kebesaran  limpahan hutan ini akan punya andil dan tanggung jawab dalam pengelolaannya.

    Dilansir berdasarkan data Kementrian Hidup dan Lingkungan (KLHK) pada tahun 2021 menyatakan luas hutan Indonesia sebesar 95,6 juta hektar. Kategori hutan terbagi dalam tiga yaitu 46,9 juta hektar adalah hutan primer, 43,1 juta hektar hutan sekunder, dan ketiga 5,4 juta hektar hutan tanaman. Dengan masing-masing hutan memiliki peran penting terhadap ekosistem di bumi. 

    Dengan fungsi hutan bukan lagi sekadar kumpulan pepohonan, melainkan memberikan kualitas hidup yang sangat penting atas enam pilar kehidupan yaitu udara, air, keanekaragaman hayati, dampak sosial, kesehatan, dan iklim. Yap, melalui seruan peduli Bumi dari lagu "Dengar Alam Bernyanyi" ini, kita semua telah berpartisipasi untuk melestarikan hutan kita tercinta. Namun masih banyak kontribusi lainnya yang dapat kita lakukan, apa-apa sajakah itu? Nah, simak sampai akhir, yaa.


Seruan Lagu "Dengar Alam Bernyanyi" Ajakan buat Kembali ke Alam

    

    #DengarAlamBernyanyi dirilis bertepatan dengan hari Bumi yaitu pada tanggal 22 April 2022. Bertujuan sebagaimana bumi layaknya seperti manusia diizinkan bersuara namun sisi uniknya mengajak para manusia untuk terus menjaga alamnya.

    Btw, lagu yang dinyanyikan oleh trio musisi Laleilmanino bersama grup musik HiVi, aktris penyanyi Sheila Dara, dan aktor Chicco Jerikho ini mempunyai aransemen yang sangat syahdu dan nikmat sekali untuk didengar berulang kali. Mengetuk hati kita sehingga benar-benar memupuk rasa peduli kita buat generasi mendatang.

    Yuk, kita coba menyimak nyanyian "Dengar Alam Bernyanyi" ini bersama-sama sejenak.


LIRIK DENGAR ALAM BERNYANYI 

Bila kau ada waktu lihat aku di sini

Indah lukisan Tuhan

Merintih ingin kau kembali

Beri cintamu lagi

 

Bila kau jaga aku, kujaga kau kembali 

Berhentilah mengeluh ingat kau yang pegang kendali  

Kau yang mampu obati 

Sudikah kau kembali?

 

Pandanglah indahnya biru yang menjingga

Simpanlah gawaimu hirup dunia

Sambutlah mesranya bisik angin yang bernada

Dengar alam bernyanyi

 

Bila kau lelah

Dengan panasnya hari

Jagalah kami

Agar sejukmu kembali

Bersatulah hajar selimut polusi

Ingatlah hai wahai kau manusia

Tuhan menitipkan aku

Hoo... Di genggam tanganmu

 

Pandanglah indahnya biru yang menjingga

Simpanlah gawaimu hirup dunia

Sambutlah mesranya bisik angin yang bernada

Dengar alam bernyanyi 

 

Dengarkanlah bisik mesra 

Alam bernyanyi 

Bawa canda dan riang tawa

Untuk dunia

Gunakan telinga hati

Cobalah dengar nyanyian kami

Bayangkanlah hidupmu 

Bila tak ada kami

 

Pandanglah indahnya biru yang menjingga

Simpanlah gawaimu hirup dunia

Sambutlah mesranya bisik angin yang bernada

Dengar alam bernyanyi

 

Pandanglah indahnya biru yang menjingga

Simpanlah gawaimu hirup dunia

Sambutlah mesranya bisik angin yang bernada

Dengar alam bernyanyi

Biru yang menjingga

Dunia... Dengarlah alammu bernada

Dengar alam bernyanyi

Oo dunia 

 

Dengar alam bernyanyi 

Jangan kau tunggu nanti 

Dengar alam bernyanyi 

 

Dengarkanlah 

Dengar alam bernyanyi

Dengar kami bernyanyi


Setelah mendengarkan nyanyian indah ini, aku tertarik pada satu lirik yakni,

 Bila kau lelah, dengan panasnya hari, jagalah kami agar sejukmu kembali…

    Makna dibalik lirik ini, bukan hanya sikap kita saat letih kemudian beristirahat dan berteduh di bawah pepohonan agar merasakan kesejukan udaranya. Melainkan juga bagaimana tindakan kita saat melindungi alam yang begitu baik pada kita. Seperti jika manusia bertanggung jawab untuk merawat dan menjaganya dengan tidak membakar habis-habisan hutan karena sayang sekali jika tidak kehadiran alam pun tak dapat kita rasakan. Ya, perbuatan kita terhadap lingkungan inilah akan kembali ke diri kita. 

    Bahkan lagi, pesan yang dapat dipetik ditujukan kepada anak muda, bagiku jadi self reminder.

Lirik lagu - Simpan gawaimu, hirup dunia

    Lagi-lagi mengetuk hati anak muda yang selalu sibuk dengan gawainya untuk sementara kembali ke alam. Jangan sampai lupa buat menyimpan gadget, lalu melihat alam sekitar, bersyukurnya kita betapa indahnya dunia dengan kita langsung menyatu bersama alam. 

    Lirik-lirik lagunya setelah aku dengarkan berulang kali, ternyata banyak pesan moral dari suara alam sekitar kita. Mengingat alam masih berpotensi di Indonesia seperti masih menjadi lahan perekonomian masyarakat sehari-hari.


    Jadi, dalam lagu juga memiliki satu pesan alam yang sangat penting dari keberlanjutan ekologi kita. Apa itu ekologi? Ekologi adalah interaksi hubungan antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya serta interaksi dengan lingkungan sekitar. Di mana alam  bekerja sama dengan makhluk hidup untuk masa depannya. Jika makhluk hidup melindungi hutan maka akan berkurang juga terjadinya perubahan iklim di masa mendatang.


Fakta-fakta Menarik tentang Hutan Indonesia


Fakta-fakta-Menarik-tentang-Hutan-Indonesia

    Btw, tahukah sahabatulfah kalau sebenarnya hutan Indonesia punya fakta-fakta yang sangat penting untuk kita ketahui. Fakta menarik tentang hutan Indonesia, jujur membuat kita sangat mencintai hutan Indonesia selalu. Mari kita bahas satu per satu secara ringkas dan padat di sini. Berikut fakta-fakta yang sangat menarik tentang Hutan Indonesia

1. Menyimpan Beragam "Harta" Tumbuhan Obat-obatan 

    Hutan Indonesia menyimpan sejumlah harta dari ribuan tumbuhan obat-obatan yang jelas berkhasiat buat kesehatan kita. Betapa berharganya tumbuhan di hutan hingga mampu menyelamatkan nyawa semua orang. Masya allah!

    Daun kumis kucing yang mengobati penyakit ginjal, kantong kemih, asam urat dan sebagainya. Daun kemangi mengobati luka di kulit serta meningkatkan nafsu makan. Pun rempah-rempah yang sering dijadikan sebagai bahan memasak juga bisa menjadi obat penyembuh pada penyakit tertentu. 

    Potensi tumbuhnya obat-obatan di hutan Indonesia ini sebagai harta yang perlu kita jaga agar berbagai jenis tumbuhan obat-obatan ini tetap baik kondisinya serta menawarkan pilihan buat segala pengobatan penyakit manusia. 

2. Mengantisipasi Bencana Alam

    Seperti kisahku ini. Btw, aku ingin bercerita sedikit, gapapa ya hehe. Di kala menduduki bangku perkuliahan di ekonomi-akuntansi. Kami pernah mengadakan kegiatan ekonomi berbakti, yang salah satu kegiatan positifnya ialah menanam 1000 pohon. Usai menanam pohon, ucapan yang paling membekas di hatiku dari seorang kepala desanya ialah "Ini rumah kalian juga, kami akan ingat selalu kalian, nanti dan selamanya" Dan haru sekali saat itu, terlebih beliau bilang "Jangan lupa jika kalian ke sini nanti, pepohonan tumbuh pastinya kebaikan kalian juga"


Menanam-1000-pohon

 Aku menyadari peran mahasiswa sebagai agent perubahan kini pun menjadi #TeamUpforImpact juga. Berkesempatan menjadi agen perubahan pada lingkungan ini sebuah hal yang aku syukuri. Karena sangat menyadari peran pohon dan hutan menjadi pertahanan terbaik untuk mengantisipasi bencana alam yang terjadi. 

3. Menyimpan Makanan Bergizi

    Hutan memberi makanan yang bergizi pada seluruh ekosistem. Apa yang kita makan tersedia di situ: obat-obatan, kacang-kacangan, dan madu yang bisa kita makan. 

   Pun apa yang tidak kita makan akan menjadi makanan bagi makhluk hidup lainnya. Jadi, tak heran hutan memberikan kehidupan pada seluruh makhluk hidup di dunia terkhusus Indonesia🧡

4. Ruang Hidup bagi Seluruh Makhluk Hidup


Hutan-Ruang-Hidup

    Buds, ada yang tahu kenapa hutan menjadi ruang bagi seluruh makhluk hidup? Sama-sama dapat kita perhatikan bahwa jutaan makhluk hidup dari berbagai kingdom hidup di hutan. Bahkan diperkirakan juga manusia sebanyak 300 juta hidup bergantung hidup pada hutan.  Masya Allah, makin yakin deh bahwa #HutanKitaSultan, luv. 

   Buktinya bagi semua manusia juga bukan hanya yang di desa saja yang merasakan dampak positifnya hutan melainkan kita yang hidup di kota. Saat tak sadar kita memakai atap rumahnya yang terbuat dari kayu. Nah, kayu tersebut juga pastinya berasal dari hasilnya pohon Indonesia. Tapi ya, beberapa pro dan kontra mengenai penebangan pohon ini. Namun aku pribadi setuju, dalam pembuatan atap ini masih  lebih baik untuk perusahaan industri ini apabila perusahaan industri tersebut harus selalu bertanggung jawab dengan tidak merusak apa pun terkait tidak bersikap menebang pohon sembarangan. Yes, tetap balance dong!

5. Bantu Mengurangi Polusi Udara

    Nah, terpapar udara tentunya membuat tubuh kita beraksi tidak baik. Ada pencemaran udara dari kendaraan dan pabrik-pabrik yang berada di kota. Akan tetapi, dengan diberikan akses yang mudah ke hutan dan menghijaukan kota kembali di jalan raya agar udara yang kita hirup tetap bersih dan mengurangi polusi udara.

  6. Menjaga Kesehatan Mental

    Healing nih ceritanya, hihi. Coba deh, pergi berkelana ke hutan dan nikmati indahnya alam di sana. Kamu yang tengah stress, dengan mengunjungi hutan ini menjaga mentalmu karena membuat dirimu lebih baik, membuat dirimu makin semangat, fokus menjalani aktivitas lagi. 

     Begitu pemaparan fakta-fakta menarik tentang hutan Indonesia, semakin kita tahu tentang hutan maka akan semakin bertanggung jawab dalam mengelolanya.


Dampak-dampak Kerusakan Hutan

    

    Faktanya, dari berbagai jenis hutan dari hutan tropis, hutan iklim sedang, sabana, hingga tundra. Wilayah Indonesia yang berada di garis khatulistiwa dengan kondisi alam yang hangat dan lembab. Jadi, hutan tropis memiliki cakupan yang melimpah di Indonesia. Indonesia menduduki negara dengan hutan tropis terluas setelah Brazil dan Kongo.

Tantangan-Hutan

    Sayangnya, tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia di sektor kehutanan ini ketika hutan beralih pada kepentingan ekonomi nasional, pertambangan, hingga migas. Karenanya, jadi tantangan terbesar jika hutan harus beralih ke berbagai sektor. Hal ini menjadikan pepohonan ditebang dan dilepas. Dan beberapa dampak-dampak negatif terjadi dari kerusakan hutan.

Perubahan Iklim dan Pemanasan Global, Jadi Kondisi paling Ekstrim

    Keadaan gas rumah kaca ini muncul karena kebakaran hutan yang terjadi mengakibatkan peningkatan suhu bumi dan perubahan iklim yang ekstrim yaitu pemanasan global. Pemanasan Global adalah suatu keadaan peningkatan panas rata-rata yang terjadi di permukaan bumi akibatnya akan meningkatkan efek rumah kaca. Seperti halnya CO2, Nitrogen Oksida (N2O), Metana (CH4), dan Freon (SF6, HFC, dan PFC)

Efek-Rumah-Tangga

    

    Buds, pasti pada tau dengan ungkapan "Hutan adalah paru-paru bumi

     Ya, itu karena rata-rata produsen oksigen (O2) yang dihasilkan terbesar ialah berasal dari hutan. Nah, sebesar itu perannya hutan dalam menyokong kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi.


Dampak-Kerusakan-Hutan

Punahnya Spesies Unik dari Flaura dan Fauna

    Kondisi kerusakan hutan ini justru pertanda punahnya flaura dan fauna Indonesia yang jenisnya dikatakan langka dan habitatnya berada di sana. Kenapa? Karena kondisi ini membuat makhluk hidup yang habitat aslinya di sana tidak mampu lagi bertahan hidup. Justru terus menerus terjadi, makhluk hidup akan mati satu per satu dan kepunahan masal pun nyata terjadi.

    Apalagi berbagai flaura dan fauna ini menghasilkan jenis obat-obatan yang akibatnya kepunahan flaura dan fauna ini meninggalkan luka buat kita semua.

Siklus Air Terganggu Akibatnya Jadi Kekeringan

    Siklus air yang menimbulkan curah hujan pun terganggu... 

    Kenapa tidak, umumnya kandungan air yang banyak dialirkan ke tanah dan proses hujan akan terjadi. Kita tahu tanah yang selalu menyerap air dengan baik, kemudian air yang dikembalikan ke tanah sedikit sehingga curah hujan pun sedikit.

    Ketika musim kemarau terjadi, maka akhirnya semua makhluk hidup jadi kekeringan.  Daya serap tanah menipis dan tanah sebagai tempat penyimpanan air makin tandus. Segalanya kekeringan, dari manusia, tumbuh-tumbuhan, sampai hewan pun.

Mengakibatkan Longsor, Banjir, dan Erosi Tanah

    Kebalikan dari situasi kekeringan tadi, akibatnya air yang mengalir tak ada hambatan lagi. Sebab jumlah pohon yang tidak lagi banyak sehingga tak ada penghalang akibatnya begitu mudah banjir terjadi.

    Pohon yang berkurang disambut dengan curah hujan yang tinggi, hingga air akan melaju dengan cepat tanpa hambatan ke permukaan. Karena banyaknya air yang mengalir, air hujan ini membawa partikel-partikel tanah sangat banyak akhirnya terjadi erosi tanah atau longsor. 

Rusaknya Ekosistem Darat dan Air

Ekosistem-Darat-dan-Laut

    Ternyata tak hanya flaura dan fauna saja yang punah, namun ekosistemnya juga ikut rusak. Karena hutan merupakan sumber daya alam sejati bagi semua makhluk hidup. 

    Dari ekosistem darat dan air yang mengalami kerusakan ini, semua lahan habitat-habit manusia dan makhluk hidup lainnya akan terancam di sana.

    Contohnya, saat tanah mengendap berlebihan di lautan maka ekosistem terumbu karang, ubur-ubur, dan sebagainya akan punah. Nah, pada akhirnya proses pengendapan atau sedimentasi tanah ini lama kelamaan membuat kepunahan habitat dari makhluk hidup.

Terjadinya Abrasi di Pesisir

    Selain ekosistem lautan rusak,  dapat pula dengan mudah terjadinya abrasi di pesisir pantai. Bisa aja kita yang tinggal di daerah bibir pantai dan sekitarnya terkena terjangan langsung oleh ombak dan badai yang kencang.

    Jika ini terus terjadinya maka masyarakat yang tinggal di sekitar pantai akan terancam kehidupannya. Yang akibat pengikisan pasir pantai dan tanah ini membuat  manusia kehilangan tempat tinggal untuk berteduh di wilayah sekitar pesisir.

Berdampak pada Perekonomian

    Seketika kita menyaksikan hutan rusak, tumbuh-tumbuhan yang dijadikan sebagai bahan memasak dan obat-obatan akan terganggu. Mengingat potensi hutan yang sering dipergunakan untuk bercocok tanam oleh masyarakat. Jadi, sumber penghasilan masyarakat sudah tidak ada, di sinilah perekonomian yang paling nyata berdampak dalam kesejahteraan seluruh masyarakat.

 Kualitas Hidup Masyarakat Menurun 

    Semua kerusakan hutan ini akibatnya kualitas hidup kita berkurang. Apa buktinya? Ketika sumber air yang berkualitas tidak kita dapatkan lagi pun sumber udara tidak bersih lagi maka kualitas kesehatan pun makin buruk pula.

    Dari uraian-uraian di atas ini, pastinya kita semua sudah terbayang apa kontribusi-kontribusi yang harus dilakukan untuk menjaga hutan Indonesia agar kehidupan kita berkualitas di jangka panjang. Hehe, kalau belum tenang aja aku bakal bahas selanjutnya.


Bagaimana Kontribusi-kontribusi Kita Menjaga Hutan Indonesia?


 1. Dengarkan lagu "Dengar Alam Bernyanyi"

     Untuk sahabatulfah, kalian sudah melangkah lebih dulu lho berkontribusi peduli hutan dengan mendengarkan nyanyian "Dengar alam bernyanyi" ini. 


Dengar-alam-bernyanyi

    Yap, tentunya semakin banyak sahabatulfah mendengarkan lagu tersebut maka akan semakin banyak royalti diberikan untuk kebaikan bumi Indonesia. Laleimanino mengumumkan bahwa sebagian royalti ini akan disumbangkan buat konservasi dan restorasi hutan tropis di Indonesia. 

    Gampang kan jika ingin berbuat baik, cukup dengan mendengarkan lagu ini terus di spotify dan apple music maka kalian sekalian juga berdonasi. Kapan lagi kalau bukan sekarang waktunya!

 2. Menanam Satu Pohon, Sejuta Kehidupan

   "Jika pohon mampu bersuara, dia akan mengutuk ke kita. Jika pepohonan dapat marah, maka semua manusia sudah musnah"

    Mendukung penanam pohon tersebut akan dapat menghidupkan banyak makhluk hidup. Bahkan satu pohon yang ditanam tersebut juga dapat menggantikan pepohonan yang sudah ditebang. Sehingga tumbuhnya pepohonan baru yang memberikan arti besar bagi kehidupan kita. Pepohon yang ditanam di kota dapat mengatasi populasi udara yang terjadi yang membuat kehidupan kita menjadi lebih baik. 

    Bagi masyarakat di desa pun pohon ini dapat menghasilkan sejumlah sumber pendapatan dengan menjual kembali hasil pepohonan tersebut.

    Sehingganya, sangat mudah dalam upaya berbuat kebaikan pada hutan dengan cukup melakukan penanaman satu pohon saja. Sebab dari satu pohon bertumbuh akan memberikan sajuta kehidupan bagi makhluk hidup, terutama manusia.

3. Tidak Sembarangan Menebang Pohon

Hutan-hilang

    Bila pepohonan ditebang akibatnya bumi kita rusak.

    Dipantau dari Organisasi Jaringan Pemantau Hutan Independen, Forest Watch Indonesia (FWI) sepanjang periode 2012 hingga 2021 sebanyak 2,1 hektar hutan hilang, posisi tertinggi masih berada di pulau Kalimantan yaitu Kalimantan Barat dengan seluas 2,07 juta hektar, dan Kalimantan Tengah seluas 1,7 hektar hilang.

    Hal ini tersebut sangat merugikan masyarakat sebab setiap lahan yang hilang dipicu dengan keadaan iklim kritis dan penyumbang gas karbon tiap tahunnya sampai 10 persen dari emisi karbon. Karenanya satu pohon yang ditebang dan dibakar akan melepas karbon yang tersimpan.

4.  Gunakan Selalu Bahan yang Ramah Lingkungan

   Bersikap ramah pada lingkungan dengan menggunakan produk ramah lingkungan sehingga akan mengurangi jumlah sampah, limbah sampah, dan polusi yang mencemari lingkungan. Bahkan penggunaan produk ramah lingkungan juga mendukung gaya hemat diri sendiri karena produk dapat dipakai berulang kali. Apa saja bahan yang ramah lingkungan?

     Banyak sekali, seperti halnya kita menggunakan tas belanjaan kanvas, botol minum stainless stail, sedotan reuseable, wadah makanan yang ramah lingkungan, dan masih banyak lagi selama produk-produk yang kita gunakan tersebut tak membahayakan bagi lingkungan kita. 

Bahan-ramah-lingkungan

    Mari kita jaga bumi ini dengan tetap menggunakan produk yang ramah lingkungan. Ingat dijaga, bukan merusaknya.

5. Jangan Buang Putung Rokok Sembarangan

    Karena faktanya ada banyak kebakaran hutan yang terjadi akibat putung rokok pengunjung wisatawan saat berkunjung ke hutan. Putung rokok dibuang sembarangan oleh para pengunjung wisata di sana. Padahal banyak kejadian di mana satu putung rokok bisa membakar dan menghabiskan ribuan batang pohon di hutan. So, buat kaum lelaki harus berhati-hati, ya...

6. Menghemat Kertas    

    Dengan menghemat kertas kita turut ikut dalam pelestarian hutan Indonesia ini, karena kebutuhan kertas yang kita gunakan tinggi akibatnya pohon secara terus menerus ditebang. Untuk itu, konsumsi kertas yang semakin banyak maka akan semakin banyak pula pepohonan yang dilepas. Yuk, memulainya #UntukmuBumiku dengan hemat memakai kertas, Buds.

7. Menjaga Hutan Layaknya Melindungi Masa Depan

    Buds, untuk menjaga hutan ini sangat mudah kok. Hanya bersikap baik padanya dengan merawat tumbuhan di hutan, tidak merusak tanamannya, tidak melakukan pembakaran hutan, serta selalu melestarikan hutan.

     Karenanya hutan memiliki peran penting untuk kelanjutan kehidupan manusia dan seluruh makhluk hidup lainnya di dunia. Jadi, semua pasti setuju jika kita menjaga hutan maka kita layaknya melindungi masa depan kita. 

    Oiya, dari penjelasan kontribusi-kontribusi untuk menjaga hutan ini mana yang sudah atau ingin kalian lakukan?  

    Yuk, semangat kita menjaga bumi tercinta...


Penutup

    Komitmen kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan sudah tepat banget nih. Kontribusi yang selalu diterapkan pada hutan dengan terus menjaga lingkungannya, atau sekadar menikmati lagu kesayangan "Dengar Alam Bernyanyi" tak henti-hentinya buat kita terus mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada hutan Indonesia. Sebab begitu banyak manfaat hutan yang senantiasa memberikan kualitas kehidupan terbaik kepada kita.  

    Tetap peduli bumi ya, Buds, dengan mulai mengendalikan sikap dan berkontribusi pada tindakan nyata dengan selalu melestarikan hutan Indonesia. Karena siapa lagi, kalau bukan kita.


Kontribusi-terhadap-hutan

   Sekarang, apa kontribusi yang ingin kamu lakukan untuk melakukan perubahan dan menjaga hutan Indonesia tercinta?

   Aku juga ingin mengajak sahabatulfah untuk share artikel ini, mana tahu berkat usapan jemari kalian membuat masa depan kita dan anak cucu kita nanti terjaga. Sebab masyarakat yang sadar akan pentingnya hutan Indonesia ini sama halnya dengan peduli dengan generasi mendatang.

  Akhir kata, terima kasih semuanya.

 

 Referensi

1. Pengalaman Pribadi

2. https://lindungihutan.com/mulai

3. https://www.suara.com/lifestyle/2020/08/07/130455/7-agustus-sebagai-hari-hutan-indonesia-ini-fakta-penting-tentang-hutan?page=3

4. https://amp.kompas.com/skola/read/2021/10/25/113000469/sikap-yang-dilakukan-untuk-menjaga-kelestarian-hutan

5.  Infografis: Ulfah Aulia - sahabatulfah.com, diolah dengan aplikasi Canva

Post a Comment

24 Comments

  1. Alam,lingkungan,hutan harus dijaga agar tetap lestari. Salah satu caranya dengan "Dengar Alam Bernyanyi" kita ikut berkontribusi kelestarian alam.

    ReplyDelete
  2. Lagu ini beneran mewakili Alam yang bernyanyi. Begitu banyak kerusakan alam yang diakibatkan oleh manusia mengkhawatirkan. Semoga bisa membantu Kita mendengarkan alam supaya bisa mengurangi merusaknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, semoga jadi banyak yg sadar akan pentingnya menjaga alam dan hutan ini Mas😇

      Delete
  3. alam, lestarilah, nyaman kami di sisa hidupmu, lebih baik cukup daripada kurang atau lebih.

    ReplyDelete
  4. Kalau aku sekarang berusaha menggunakan produk-produk yang rama lingkungan. Misalnya menstrual pad. Meskipun agak repot tapi rasanya puas sekali bisa berkontribusi untuk bumi. Aku juga rutin mengkonsumsi madu yang merupakan hasil hutan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah keren mbak, berani udah pake menstrual pad. Serta mendukung hasil hutan juga, hehe madu enak bngett itu

      Delete
  5. Dari mendengarkan lagu saja kita bisa juga berefleksi diri. Termasuk dari 'Dengar Alam Bernyanyi' membuat kita bersyukur dengan alam yang indah yang harus kita jaga dan rawat sebaik-baiknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju Kang, alam dan keindahannya slalu patut disyukuri ya😁

      Delete
  6. seru banget lagunya ya mbak ulfah, semoga dengan mendengar lagu ini juga banyak orang2 yang sadar untuk merawat hutan minimal ya dengan mengurangi sampah dari rumah tangga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa Mbak, asik sekali😁 Benar nih, lebih baik dimulai dari hal2 kecil yg ada di lingkangan sekitar kita

      Delete
  7. auto nyari di YouTube, nyari lagu Dengar Alam Bernyanyi
    ternyata lagu yang bagus dan bikin kita ingat bahwa bumi ini harus berkelanjutan
    agar anak cucu kita bisa hidup dengan nyaman

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap bagus banget, dengar alam bernyanyi ada di Youtube, spotify, dan musik apple jga Mbak

      Delete
  8. Semoga lagu yang menginspirasi ini jadi masukan buat kita ya, agar menjaga hutan dengan baik dan melestarikannya.
    Kita bisa kok dengan bekerjasama melakukannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ya Robb, kerja sama yg baik antara alam dan manusia ya Mbak😇

      Delete
  9. Fungsi hutan memang nggak bisa disepelekan ya. Keberadaannya memberi banyak sekali pengaruh buat kehidupan kita. Semoga lagu Dengarkan Alam Bernyanyi ini mendorong banyak anak muda peduli sama keberadaan hutan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa patut diperhatikan skali, karena sumber penghidupan kita dari alam. Aamiin, iya semoga deh Mbak😇

      Delete
  10. hutan lestari, alam pun lestari. Ayoo, jaga kelestarian hutan kita.

    btw, lagunya easy listening banget deh, jadi ikut nyanyi nih saya, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaps, selalu jaga kelestarian alam dan hutan deh. Hehe, emg seasik itu lagu dengar alam bernyanyi ini didengar Mbak😁

      Delete
  11. Selalu terngiang-ngiang dengan lirik lagunya, suka dengerin lagu ini. Apalagi anak-anak, biar bisa ngajarin mereka supaya peduli hutan dan alam

    ReplyDelete
  12. Lirik lagunya bagus bgt.. musiknya juga easy listening.. bener2 asik lagunya & tentunya menggerakkan utk semakin mencintai lingkungan terutama hutan

    ReplyDelete
  13. hutan kita memang menyimpan banyak kekayaan ya. sudah sepatutnya kita menjaganya selalu agar tetap lestari

    ReplyDelete
  14. Setuju banget Ka. Lagunya easy listening banget ya. Sejak pertama dirilis, sampai saat ini, lagu Dengar Alam Bernyanyi masih masuk dalam playlist aku kalau beraktivitas. Pesannya tentang alam juga banyak banget. Belum lagi animasi di video clipnya yang super gemesin. Semoga semakin banyak yang tau lagu dan pesannya

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya, dont forget tinggalkan jejak (Komentar akan dimoderasi) dan saling follow ya, thanks 🙏😊