Hari Kesehatan Mental Sedunia: Kesehatan Mental dan Tips Memulihkan Penyakit Mental

Kesehatan-mental


    Halo Buds. Hari ini tanggal 10 Oktober 2021 aku ingin mengucapkan "Selamat Hari Kesehatan Mental Sedunia" Buds! Kalian yang baca tulisan ini, semoga baik-baik jaga dirinya dan bahagia selalu ya. Jangan lupa, tetap jaga kesehatan mental dan fisiknya, Buds!


    Untuk kalian yang sedang down saat ini atau pernah merasakannya. Tau gak bahwa stress, tidak semangat, hingga insomnia itu termasuk penyakit mental loh. Apalagi pas merasakan stress dan down yang butuh waktu untuk menyembuhkannya. Karena hal-hal yang membuat mental tertekan itu harus dituntaskan dan dikorek sampai bersih, Buds. Nah baca artikel ini sampai akhir ya, Buds.


    Tulisan ini aku buat kepada teman-teman yang sedang down atau stress atau yang pernah merasakannya. Kenapa? Aku ingin sekali membantu mereka walaupun melalui hal kecil seperti tulisan ini. Terlebih mereka yang sedang down atau stress seringkali susah menerima ucapan kita, benar gak? Mungkin juga karena mereka merasa digurui dan siapa sih yang ingin digurui apalagi dalam kondisi seperti ini. Makanya kalau ada yang sedang down atau stress gak usah dinasehatin atau ceramahin, bukan bermaksud jelek ya tapi mereka itu butuh teman yang setia menemani dan mendengarkan keluhannya, Buds.


    Btw, stress akan hilang saat faktor utama stress itu sendiri teratasi. Kalau boleh jujur siapa sih yang gak pernah merasakan stress atau down? Gak mungkin kan. Semua orang pasti pernah merasakannya namun kadar level stress masing-masing orang berbeda.


Baca juga :  Tips Hidup Bahagia dan Santai Ketika Menghadapi Masalah


    Kadang benar kenapa kita harus berhati-hati berkomentar untuk kehidupan orang. Karena biasa saja bagi kita, belum tentu biasa saja juga bagi orang lain. Mungkin akan jadi perkataan yang buruk hingga menyakiti hati mereka. So, terlebih kalau diutarakan kepada mereka yang stress, down, dan tidak semangat kayak gini.


Kamu itu kan jelek...

Emangnya kamu bisa...

Halah gitu aja kamu gak bisa?

Baperan banget sih jadi orang...


    Nah, banyak perkataan lainnya yang bikin kita down, beberapa seperti kata-kata di atas. Kata-kata ini akan lebih serba salah lagi kalau diucapin ke wanita yang sedang PMS. Ya kan? Wkwkwk curcol nih. 


    Seringkali dalam agama kita diajarkan untuk mengucapkan sesuatu yang baik-baik saja, karena kalau tidak maka dikhawatirkan akan menyakiti dan menyinggung perasaan mereka. Di sisi lain perkataan baik itu susah dikendalikan maka akan lebih baik diam saja. Pokoknya sebisa mungkin deh beri support kepada mereka yang sedang down


    Misalnya sederhana saja seperti "Yok kamu pasti bisa!" Semangat buat kamu! Atau kata-kata semacamnya. Mungkin efek jangka pendeknya bagi mereka yang udah down dulu tetap aja down. Tapi percayalah untuk kedepannya itu sangat membantu mereka, terutama bagi kesehatan mentalnya, Buds.


Dari mana Down, Stress, dan Tidak Semangat itu Berasal?


    Lalu pertanyaannya, faktor utama penyakit mental itu dari mana sih? Jujur ya, aku sendiri merasakan hal tersebut seperti down, stress dan tidak semangat itu kadang tanpa diketahui penyebabnya yang jelas. Namun dapat kita perhatikan sebenarnya penyebab penyakit mental itu, biasanya itu berasal dari dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal. 


    Faktor internal berasal dari dalam diri kita sendiri. Seperti hal overthinking, sering merendahkan diri sendiri, selalu menduga-duga yang belum tentu benar adanya, menganggap diri kita tidak berharga dan sebagainya. Sementara, faktor eksternal muncul dari orang-orang terdekat dan lingkungan sekitar kita. Seperti punya teman yang toxic, keluarga yang broken home, luka pengasuhan di waktu kecil, hingga pergaulan yang menyimpang dan sebagainya. 


    Terus kalau terjebak di kondisi saat ini kita harus gimana dong? Apakah bisa sembuh secepat itu? Bagaimana bisa mengatasi tapi gak harus menyalahkan keadaan? Cuss simak ya.

Tips Memulihkan Penyakit Mental Down, Stress dan Tidak Semangat Tanpa Menyalahkan Keadaan


Jadikan Sebagai Motivasi Untuk Lebih Maju


    Bagaimana bisa kita menjadikan hal yang membuat kita merasa down atau stress sebagai motivasi lebih maju? Sama-sama kita ketahui penyakit mental sendiri bisa diatasi dengan cara yang ringan seperti menerima dan mengakui diri sendiri. Bahkan sampai cara yang paling berat karena mesti butuh bantuan dan harus ditangani oleh psikolog.


    Coba kita mulai dari mengakui dan menerima diri. Kita tau banyak orang yang lebih suka membohongi dirinya dibandingkan tau akan kebenarannya. Tapi kita bisa mengakui diri sendiri apa yang mesti kita lakukan. Misalnya, ya aku ini mudah marah, mood kadang gampang down, dan aku susah mengembalikannya seperti semula lagi? Setelah kita tau semua itu memang bikin banyak problem ya. Tapi di sini kita bisa treat satu persatu.


    Ya aku mudah marah, apa yang bikin aku mudah marah? Misalnya, setelah diomongin orang atau dibohongi orang yang menyebabkan kita marah. Kalau dibiarkan atau didiamkan ini semua akan menghantui kita hingga makin parah. Tapi selama ini kita gak berani mengakui itu. Berani luka kita dikorek lalu dibersihkan. Trus kita dapat juga melakukan meditasi diri. Ingat, jangan menyerah untuk membahagiakan diri kita. Karena hal kecil yang dibiarkan bisa membuat diri kita gak nyaman. Diri kita ini hanya kita yang tau seperti apa keadaannya. Orang lain hanya melihat diri kita dari apa yang kita tampakkan atau dilihatnya. Kita itu jauh lebih berharga dari pikiran buruk yang merendahkan diri atau saat orang lain menilai diri ini. 


    Sama-sama kita tau, suatu besi dapat merusak keadaan besinya, tak lain adalah dari kawatnya sendiri. Besi berkarat karena faktor lingkungan, tidak dirawat, ada tetesan air, lembab tetap dibiarkan saja dan sebagainya. Nah begitu pun manusia, seseorang dapat merusak keadaan diri yang berasal dari lingkungan dan mindsetnya. Manusia juga bisa down karena membiarkan energi buruk hinggap di tubuhnya tanpa dibersihkan. So, hati-hati memilih lingkungan sekitar dan tidak usah berpikiran negatif yang dapat menyebabkan diri kita down lagi.


    Oleh karena itu, mulai sekarang selalu diingat kesehatan mentalmu itu penting, Buds. Remember always ya!


Nikmati Sebuah Proses, Nikmati Sedikit Demi Sedikit Perubahannya


    Semua orang yang sedang down atau stress tidak akan bisa langsung berubah sekalipun pergi ke psikolog. Mesti ikuti program-program yang berikan oleh psikolog dulu. Pada akhirnya setiap merasa down atau stress itu kesembuhannya atas usaha kita. Usaha bagaimana kita belajar mental health, seperti mengakui dan mencintai diri sendiri.


    Semua yang kita pelajari akan menjadi supply energi bagi kita. Jangan sungkan meminta bantuan orang terdekat untuk bantuan mereka, ini bisa menjadi support system kita. Segala yang dijalani pasti sedikit demi sedikit akan tampak perubahannya setelah kita melakukan usaha. Jadi, nikmati kehidupanmu, lambat laun semua akan membaik. Cukup perlu bersabar dan ikhlas menjalaninya. Semangat Buds!


Jalani Pola Hidup Sehat


    Bayangkan kalau kita stress, pikiran kacau, mood swing dan sebagainya maka akan berpengaruh ke tubuh kamu. Karena itu bisa menjadikan kita makan tak teratur, tidur berantakan, tentunya ini akan memperparah kondisi tubuh. Timbulnya berbagai macam di pikiran kita sehingga kita tidak bisa menjaga pola hidup sehat. Meskipun kesehatan mental dipengaruhi oleh kondisi emosional dan psikologis. Tapi kondisi fisik seseorang juga berdampak buruk. 


    Menurut dr. Andreas Wilson Setiawan, vitamin D dapat memperbaiki kesehatan mental. Vitamin D merupakan nutrisi yang diperlukan untuk menjaga otak dan mental kita. Karena vitamin D dapat mengaktifkan sistem imun dan melepaskan hormon dopamin, serta serotonin yang berpengaruh pada fungsi dan perkembangan otak. Sehingga konsumsi vitamin D dibutuhkan untuk pemulihan kerja otak dan memperingan depresi, Buds.


Cari Hobi yang Menyenangkan


    Seperti teman-teman yang udah menekuni hobi ngeblog, fotografi, gaming, dan sebagainya. Aku paling senang yang mana? Teman-teman tau sendiri, hobby ngeblog dong. Karena banyak manfaat yang aku rasakan, bonusnya menghasilkan. Silahkan berkunjung juga ke Manfaat Blog Sebagai Wadah yang Menyenangkan Buat Para Blogger


    Terus hobi fotografi juga sih aku. Kalau teman-teman apa nih? Tapi kalau gaming ini aku paling suka yang ringan-ringan saja agar gak memberatkan memori karena sudah penuh dengan foto-foto juga. Hehehe tapi senangnya sekarang tuh ada permainan yang bisa dimainkan di websitenya langsung yaitu Play. Permainan di sini mengembalikan aku pada kenangan di masa kecil loh, gamenya super ringan semua. 


    Selain hobi di atas, aku sangat suka dengerin musik setiap malam, saat kehilangan semangat aku selalu jalan-jalan ke tempat healing, dan tenangin diri menangis di hadapan-Nya. Pokoknya kalian gak boleh tinggalin Allah saat keadaan apapun. Karena semua perasaan yang diberikan ke kita itu pasti atas izin-Nya dan Dia yakin kita bisa melaluinya. Akhirnya kita perlahan berubah, berjuang melawan rasa sakit mental, bangkit dan bertahan hingga detik ini karena-Nya. Kalian pasti bisa melewatinya, tapi ingat berkat bantuan orang-orang terdekat yang selalu mendukung kita dan support system terbesar itu sebenarnya mindset kita sendiri. 


    Sampai di akhir kata nih, betapa kuat kita yang pernah melalui keadaan ini. Semoga bisa menginspirasi Buds dan makin giat meraih mimpi yang jauh lebih besar daripada masalah kita. Semoga sharing kali ini bermanfaat, Buds. Tak lupa juga, kalau nanti merasa berguna, share ke teman-temannya ya. Sekali lagi, selamat hari kesehatan mental sedunia, Buds. See you again.


Post a Comment

14 Comments

  1. Daripada berkata jahat mending diam ya, daripada menyakiti hati orang lain. Karena terkadang apa yang kita anggap biasa aja, belum tentu "biasa" juga buat orang lain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. It's so relate sih kak, yess benar kali kak๐Ÿ˜Š

      Delete
  2. Saya sering sih seperti itu, wkwkw. Ya mungkin sudah dari sananya. Apalagi salah satu kelebihan saya adalah agak introvet, jadi biasanya menikmatinya sendirian saat mendapat perlakuan yang bikin down.

    Tapi setuju dengan segala sesuatu sudah atas izinNYA, bahkan, saya sering mengulang kalimat ini, saat sedang down. :

    Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar,

    Semoga tetap sehat selalu, ya kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaan kita nih, hehehe aku orangnya juga sedikit introvert pun kalau dihadapi pada problem sprti di atas pastinya aku menyendiri alias me time bahasa kerennya, wkwkwk

      Wahhhh mantap, luar biasa kalimat itu ya Kang....

      Aaamiin, doa yang sama buat Kang Dirman

      Delete
  3. selamat hari kesehatan mental sedunia!
    aku juga menulis topik ini tapi tentang overthinking. hehe

    bener kak. jangan ragu untuk meminta bantuan orang lain. mungkin butuh cerita, namun ke orang yang tepat. seperti meminta bantuan profesional. sekarang pun caranya semakin mudah. bisa lewat aplikasi dalam chat, video call, telepon, dll. alternatif pertemuan tatap muka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat hari kesehatan mental, Kak.... Mantap nih, cusss ke blognya kakk ya, hehehe

      Tepat sekali kak, kadang problemnya gak putus diselesaikan sendiri aja sehingga penting meminta bantuan orang2 yg tepat ya kak...

      Delete
  4. Aku ingat peringatan ini karena bertepatan dengan ulang tahunku juga, kak, hehehe. Emang penting banget untuk jaga kesehatan mental, karena paling susah sembuhinnya daripada sakit fisik. Aku bahkan sampe skrg masih struggling untuk bisa menikmati hidup yang lebih baik, meskipun sesekali masih sering ke-trigger. Semangat yuk, jangan sampe omongan kita bikin orang down cuma karena iseng atau becanda. Harus lebih hati2 lg dalam bersikap dan berbicara ๐Ÿ˜Š

    ReplyDelete
  5. Kata², "baperan banget sih jadi orang" kerap kali daku lihat. Apalagi di WAG.
    Yuk sebisa mungkin bijak dengan kata², agar kesehatan mental sama-sama terjaga

    ReplyDelete
  6. Tenangin diri dan menangis dihadapanNya, ini menyentuh banget, Kak. Serasa ditampar membaca closing ini.

    ReplyDelete
  7. Beberapa tahu terakhir kesadaran mental dianggap penting sekali. Semoga menjadi jalan bagi mereka yang memang sedang tertekan untuk bercerita, bahwa apa yang mereka alami adalah kewajaran bukan suatu aib yang buruk.

    ReplyDelete
  8. Senang banyak orang yang sudah aware terhadap kesehatan mental. Hal yang mungkin sakitnya nggak terlihat seperti sakit fisik, tapi juga bisa berbahaya jika tidak dikelola.

    Salah satu healing-nya memang dengan menekuni hobby yang menyenangkan. Saya sih senangnya musik dan film, dan biasa nongkrong bareng teman-teman sehobbi.

    ReplyDelete
  9. Bener banget kak, u Tim pulih saat down stress memang butuh waktu dan proses. Sebenarnya kita yg mengendalikan stress, hanya saja dalam prosesnya kita perlu untuk menyikapi dan menikmati, sehingga stress tidak berujung pada gangguan kesehatan mental yang kronis.

    ReplyDelete
  10. Belakangan lagi sering ga semangat dan rada susah buat tidur. Emang faktor penyebabnya si overthinking itu. Kalau saya suka juga dengerin musik pas malem sambil cuci piring sengaja dilama-lamain, lumayan bikin adem.

    Terima kasih udah sharing, sehat jiwa dan mental selalu untuk kita semua.

    ReplyDelete
  11. Pikiran sangat berpengaruh penting dalam hidup kita. Nah, overthinking itu bahaya banget kalau kita tidak bisa kendalikan. Daripada kita memikirkan persepsi orang lain yang tdk bisa kita kontrol, mendingan kontrol persepsi kita sendiri.

    Just go ahead, do the best and let God do the rest. Itu kalimat motivasi yg sering saya sebutkan setiap kali saya overthinking. Paling sering masalah kerjaan huhuhu

    Kalau saya sering melakukan walking meditation untuk mengendalikan overthinking ini, kadang juga free writing di buku, coret-coret sesuka hati.

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya, dont forget tinggalkan jejak dan saling follow ya, thanks ๐Ÿ™๐Ÿ˜Š