Ramadhan

Di bulan ramadhan inilah sesuatu yang kita kerjakan dengan baik akan menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada-Nya. 

Apa kabar dengan ramadhan tahun ini? Apakah kita semua sudah menamatkan Al-Qur'annya atau full dalam ibadahnya?😊 Hmm gak kerasa ya, kita sudah dipenghujung bulan ramadhan nih. Ya ampun, rasanya campur aduk ya, karena kita hampir ditinggal oleh ramadhan kali ini, beberapa hari lagi.


Di sini, aku mau bercerita sedikit banyaknya kegiatan yang kita lakukan di bulan ramadhan nih. Walaupun di satu sisi, kita bukan orang yang alim-alim banget, namun tetap rugi loh dengan tidak memanfaatkan datangnya Ramadhan ini. Allah berfirman :

ﻗُﻞْ ﺑِﻔَﻀْﻞِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﻭَﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻪِ ﻓَﺒِﺬَﻟِﻚَ ﻓَﻠْﻴَﻔْﺮَﺣُﻮﺍْ ﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِّﻤَّﺎ ﻳَﺠْﻤَﻌُﻮﻥَ 

“Katakanlah: ‘Dengan kurnia Allah dan rahmatNya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan” (QS. Yunus [10]: 58).
Ramadhan membuat hati kita terpatri pada mesjid, kita selalu senang mengerjakan kebaikannya. Meskipun banyak kegiatan yang kita lakukan di luar sana namun dengan hadirnya bulan Ramadhan yang membuat kita merasa tiada gunanya kegiatan tersebut. Dan sebagai mahasiswa, karena kuliah sangat penting ya, namun tugas dapat saja kita kerjakan setelahnya. Jangan malah dikambing hitamkan semua kegiatan dan menyebabkan ibadah kita berantakan gais. 

Hmm, jadi teringat sama dosen mata kuliah perekonomian Indonesia di kampus, dosen yang paling baik sekali. Sesekali aku bersyukur mendapatkan dosen yang pengertian seperti beliau. Sebenarnya dosen tugasnya tidak lebih daripada mengajak kita pada kebaikan, untuk masa depan. Aku teringat akan perkataan beliau "Lakukan ibadahmu, saya tidak mau masuk neraka karena mahasiswa saya terpengaruh dengan tugas saya berikan. Dan saya berjanji selama bulan Ramadhan tidak akan memberikan tugas kepada mahasiswa, sebab saya tidak mau menerima dosa saat malaikat bertanya nanti. Masya Allah bikin terharu. Artinya apa, dosen atau tenaga pengajar tidak mesti mengajak pada kebaikan dunia tapi pada kebaikan jangka panjang yaitu akhirat. 

Nah, momen bulan ramadhan inilah waktunya kita mengerjakan ibadah yang dua tadi, termasuk sholat tarawih dan witir di mesjid. Berikut saya kutip beberapa pesan untuk penyemangat kita dalam beribadah :




⃣ Bulan Ramadhan lebih sulit dibandingkan beribadah umroh

Pertama, ini menjadi pertanyaan besar bagi yang belum tahu. Mengapa? Karena pada dasarnya umroh dilakukan kurang lebih dua minggu. Tapi ibadah bulan ramadhan selama sebulan, yang mana setiap detiknya adalah ibadah bagi kita yang beriman. Kita sebagai orang yang beriman kepada Allah SWT. Hal ini tentu kita paham, ternyata kita dilecut untuk mengerjakan ibadah rutin tiap hari. Pada bulan ramadhan, keimanan kita bakalan diuji.

Lihatlah, mesjid akan selalu ramai pada bulan ramadhan. Namun setelah Ramadhan, semua berbeda. Nah padahal hidup kita di atas dunia ini tidak lebih dari batas antara azan/iqomah dengan waktu sholat tersebut. Ketika kita lahir, bagi yang perempuan dibacakan iqomah ke telinganya, dan bagi lelaki dibacakan azan ke telinganya. Lalu, setelah kita meninggalkan dunia, maka kita disholatkan untuk segara ditempatkan di rumah terakhir kita. Kalau kita hitung-hitung hidup di dunia ini belum apa-apanya dengan akhirat yang perbandingan waktunya 1/1000 tahun. Jadi 1 tahun kita di akhirat adalah sama dengan 1000 tahun di dunia. Dengan begitu, di bulan Ramadhan inilah kita meningkatkan kualitas ibadah kita dan berusaha untuk selalu Istiqomah.

⃣ Hanya di bulan Ramadhan terdapat malam 1000 berkah


Siapa yang tidak rindu bertemu dengan malam Lailatul Qadar? Siapa yang ingin bertemu dengan malam seribu bulan ini? Semua orang pasti menginginkannya. Namun sayang seribu sayang, hanya orang-orang yang beriman saja yang bisa bertemu malam ini. Malam ini sangat menakjubkan. Dan coba kita bayangkan. Beribu malaikat mengaminkan doa kita, namun itu tadu hanya beberapa orang yang terpilih akan bisa merasakan malam ini.

⃣ Bulan Ramadhan adalah Bulan turunnya Al-Qur'an

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ 
Bulan Ramadhan adalah bulan bulan diturunkannya Al Qur’an. Al Quran adalah petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)” (QS. Al Baqarah: 185)

Tepat tanggal 17 ramadhan, kitab suci Al-Qur'an diturunkan di gua hira, mekkah. Disaat bersamaan, nabi Muhammad Saw diangkat sebagai nabi Allah. Sejarah mengungkapkan bahwa Al-Quran diturunkan berangsur-angsur 22 tahun, 2 bulan, 22 hari. Sekilas ya, tentunya dengan kita mengenal sejarahsejarah t Al-Qur'an maka kita akan semakin dekat dengan rahmat Allah SWT.

⃣ Hanya di bulan Ramadhan pahala kita dilipat gandakan oleh Allah SWT


https://www.sahabatulfah.com/2019/05/ramadhan.html
Ramadhan

Bulan Ramadhan sudah identik dengan orang yang berpuasa. Maka saat berpuasa apapun aktivitas kita bernilai ibadah oleh Allah SWT. Bahkan pahala kita dilipatgandakan pahalanya. Seperti halnya, kita bisa mendapatkan pahala yang sama seperti orang yang sedang berpuasa, apabila kita memberikan makanan kepada orang yang hendak berbuka. Allah itu baik sekali kan. Kita cukup memberikan makanan, ya pahala kita dilipatgandakan sama dengan yang orang tersebut. 
Saking baiknya, kadang kita tidur ketika puasa bernilai ibadah juga oleh Allah SWT. 
Tapi tidurlah dengan cukup, tidak baik berlebihan juga. Hehehe, sudah sudah gak boleh tidur seharian ya.

Demikian kesimpulan dari saya. Semoga ibadah kita di bulan Ramadhan ini lancar. Aamiin. Dan kita dapat mengambil hikmah di balik kata-kata yang saya ucapkan ini. Semangat berpuasanya ya!! Keep Spirit All.


1 comment:

  1. Ramadhan selalu membawa rindu
    Visit : aisurunihongo.blogspot.com

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya, don't forget tinggalkan jejak dan saling follow ya, thanks 🙏😊

Theme images by UteHil. Powered by Blogger.