Memulai Investasi Saham dari Nol bersama Stockbit



Memulai-Investasi-Saham-dari-Nol

    Halo Buds. Seminggu yang lalu di hari jumat malam, aku mengikuti kelas financial dengan tema “Blogger juga bisa Investasi Saham” Tak hanya blogger, bahkan setiap orang yang sudah melek financial bisa belajar berinvestasi. Nah seperti apa kira-kira berinvestasi dari nol lewat stockbit ini. Yuk, simak terus artikel ini sampai habis. Biar kita sama-sama belajar bareng di sini ya, Buds!

    Aku pernah cerita di sini, bagi teman-teman yang sering baca artikel aku mungkin pada tahu aku tuh kuliah di akuntansi. Selama belajar investasi saham ini di kuliah, mata kuliah manajement keuangan kalau tidak salah semester lima, hehehe. Sampai akhirnya aku mengambil topik skripsiku tentang saham yang ada kaitannya dengan pembahasan kali ini. Karena investor bertransaksi melalui perdagangan saham yang melibatkan beberapa partisipan. Berinvestasi bisa dilakukan oleh investor satu dengan investor lainnya lewat pasar sekunder atau kita dapat mencari informasi lewat BEI (Bursa Efek Indonesia).

    Sebenarnya belajar investasi ini sangat aku sukai tapi aku pernah berfikir begini.

    “Ngapain sih investasi saham, boro-boro investasi, menabung aja susah”

    Tanpa aku sadari sewaktu itu hanya membuat aku tidak antusias berinvestasi. Saat uang kuliah, belanja dan transportasi buat ke tempat kuliah juga banyak. Bahkan hal ini memang sih menghalangi aku buat berinvestasi, meskipun aku tinggal bersama orangtua. Kan secara menabung itu berbeda dengan investasi. Karena menabung buat investasi jangka pendek, sedangkan berinvestasi buat investasi jangka panjang. Terlebih berinvestasi punya risiko yang tinggi.

    Kenapa Penting melakukan Investasi?

    Sebelum aku bahas kenapa pentingnya melakukan investasi, terlebih dulu aku mau ceritain beberapa mitos tentang investasi sekarang ini. Berikut ini kita bisa lihat beberapa mitos terkait investasi.

Mitos-Investasi-Saham

    Sebenarnya saham itu bukan judi, Buds. Selama ini orang yang menganggap saham sebagai judi pasti mereka menjadikan saham sebagai ajang berjudi. Karena kalau saham tak akan menjerumuskan kita kecuali kita tidak pernah belajar sama sekali mengenai pilihan jenis saham itu. Dan ketika harga saham turun mereka beli dan ketika harga saham naik mereka pun menjualnya serta yang mereka tahu hanya keuntungannya saja. Sedangkan saham itu punya tagline “High Risk High Return” dan investasi buat jangka panjang, bisa sesekali kita rugi dan bisa juga mendapatkan keuntungan. 

    Mengapa sih kita perlu investasi? Aku percaya bahwa uang yang kita punya sekarang itu punya nilai di masa depan. Nilai uang di masa sekarang tidak akan sama  nilainya dengan uang di masa akan datang, bisa jadi nilai yang sekarang besar, namun beberapa tahun lagi akan menjadi kecil. So, seberapa penting sih berinvestasi? 

1. Dapat Melindungi Aset kita dari Kenaikan Inflasi

Inflasi biasanya menyebabkan turunnya daya beli uang yang kita miliki. Untuk itu, kita tentunya tidak mau uang di dalam dompet sekarang itu jadi bernilai rendah di masa depan nanti. Yap, kita dapat mengembangkan aset itu dengan berinvestasi. Namun ketika inflasi melonjak, maka uang kita juga berpotensi naik. 

Berbeda dengan menabung, kita hanya mendapatkan uang dari uang yang telah kita simpan dan dapat diambil kapan saja. Sedangkan berinvestasi, uang tersebut tidak terendapkan begitu saja melainkan ada nilai dari uang tersebut yang memberikan kita banyak keuntungan. Nah, karena keuntungan tinggi akan kita dapatkan tentu saja risiko yang didapatkan juga tinggi, Buds. Maka tak asing lagi kita dengar istilah yaitu “High Risk High Return”. 

So, sekarang ini makin banyak pilihan buat kita berinvestasi, jadi gak perlu ragu lagi.

2. Human Life Cycle

Dimaksudkan human life cycle yaitu tidak selamanya manusia bisa bekerja produktif. Itu akan baik buat kita di masa tua nanti. Karena tenaga manusia akan melemah di saat berusia lanjut, sehingga ketika kita melakukan investasi maka akan mengurangi ketidakpastiaan keadaan tersebut di masa akan datang.

3. Kebebasan Financial (Financial Freedom)

    Siapa sih yang tidak ingin bebas financial? Bebas financial dapat diartikan, aset yang kita miliki dapat menghasilkan nilai yang lebih besar daripada biaya hidupnya. Segala kebutuhan kita dapat terpenuhi. Kita tak akan bisa dengan mudah mendapatkan kebebasan financial begitu saja, so kita mesti bekerja keras dan cerdas. Yap, salah satunya dengan berinvestasi.

Tipe Umum Investasi

- Deposito

- Properti

- Emas

- Reksadana

- Saham

- Dan lainnya 

Berinvestasi itu bisa dianalogikan seperti ini.

Investasi

   Dalam hal kita melakukan perjalanan, kita lah pengemudinya yang tahu bakal kemana arah perjalanan, kendaraannya apa, dan berapa jarak yang ditempuh. Kalau tidak tahu, mungkin kita tetap akan bisa pergi berjalan namun tanpa arah alias mutar-mutar. Ya kan? Hehehe soalnya pengalaman aku sih. 

Begitu pula saat kita berinvestasi, apa yang kita pilih pastikan itu sesuai dan yang cocok menurut kita. Meskipun si A cocok dengan investasi saham itu, kita gak bisa ikut-ikutan kalau kita tidak paham dengan kendaraan atau jenis saham yang kita pilih. Jadi, itulah kenapa alasannya sebelum berinvestasi maka kita perlu dulu belajar investasi itu biar ilmunya makin mantap dan tidak kaget ketika terjun berinvestasi.        

Investasi

    Meskipun ketika seminar, ada satu pertanyaan yang dilontarkan oleh kak Sabda. Jawabannya dari peserta semua ialah B. Ternyata itu salah, jawaban yang benarnya adalah pilihan A. Kenapa? Karena berinvestasi itu semakin cepat maka lebih baik, lebih bagus dimulai lebih awal walau dengan bermodalkan kecil. Bahkan di usia 60 nanti pilihan A lebih stabil keuangannya dibandingkan pilihan B. 

Teknik-Analisis-Investasi

Inilah Kesalahan Pemula ketika Berinvestasi

1. Ikut-ikutan orang lain

2. FOMO (Fear of Missing Out)

3. Beli dulu baru Riset

4. Terlalu percaya diri

5. Tidak disiplin

6. Tidak investasi pakai uang dingin

3 Tips Memulai Investasi dari Nol

1. Pilih perusahaan yang kinerjanya bagus

     Dapat kita lihat dari laporan posisi keuangannya, jika  baik performa perusahaannya maka kinerjanya akan bagus buat 1-5 tahun kedepannya.

2. Beli sahamnya di harga wajar

     Karena itu penting buat kita ketika hendak membeli saham jangan dibeli saat harga terlalu tinggi atau rendah, melainkan beli di saat harga wajar.

3. Bersabar dan biarkan waktu yang bekerja

     Tidak ada hasil yang instans, Buds. Biarkan waktu yang bekerja dengan sendiri nantinya.

Bagaimana Memulai Investasi Saham dari Nol bersama aplikasi Stockbit

     Aplikasi terbaik buat mendukung pemula dalam berinvestasi ialah aplikasi Stockbit. Sepertinya pemula bakal tercerahkan karena adanya Stockbit Academy. Di sini kita bisa belajar saham sambil berinvestasi, komplit kan.

Memulai-Investasi-Saham

     Tentunya lewat Stockbit kita bisa belajar dari nol, diajarkan dari dasar banget dan semua gratis setelah kita registrasi. Dan gratis tanpa biaya pendaftaran, Buds!


     Untuk pendaftarannya gak susah kok, cukup siapkan data pribadi dan dokumen pribadi, kemudian akan diverifikasi oleh sekuritas, KSEI, dan Bank RDN. Atau lebih lengkapnya seperti ini alurnya ya Buds.


Langkah-Memulai-Investasi-Saham

    Setelah semua selesai, baru deh kita bisa berinvestasi. Baik, sekian dulu artikel dari sahabatulfah. Semoga bermanfaat dan see you next artikel!stockbit

Post a Comment

25 Comments

  1. Sebenernya membeli saham di saat harga turun, dan jual ketika naik, ga ada salahnya sih, dan bukan judi kalo kubilang. Yg judi, kalo si pemilik saham ga ngerti saham apa yg dibeli, cuma tebak2an, ikutan orang, nebak harga asal2an, ga peduli teknikal analisis atau fundamental analisis, itu baru judi.

    Aku sendiri beli saham udh sejak 2008, tapi dulu belum serius. Setelah paham cara analisanya, cara baca laporan keuangan dari perusahaan yg sahamnya dibeli, baru deh aku serius investasi di sini. Aplikasi yg aku pake 2, IPOT dan Mirae sekuritas. Yang IPOT aku pake utk trading, artinya JK pendek. Sementara Mirae utk saham2 yg aku hold JK panjang. Sengaja dipisah supaya ga nyampur2.

    Mau apapun aplikasinya, sama bagus kok. Stockbit aku tau bagus, tapi memang utk skr udah cukup pake 2 aplikasi yg skr ini, soalnya udh lama pake itu.

    Mulai dari skr investasi di saham mba 😘. Dan ga usah takut kalo turun. Justru itu waktunya utk serok di harga bawah. Tapi dengan catatan, performa dari perusahaan memang bagus yaaa.

    ReplyDelete
  2. Paling degdegan sih kalau udah ngomongin investasi terlebih main saham. Mungkin karena pengetahuan saya yang belum mumpuni terkait ini sehingga sering menolak ketika temen2 mengajak investasi. Setelah baca ini mungkin akan dipertimbangkan lagi untuk mulai berani investasi. Thanks for sharing mba ;)

    ReplyDelete
  3. keren nih Stockbit karena menyelenggarakan Stockbit Acadeny

    sehingga pemula bisa investasi dengan cerdas

    enggak asal-asalan dan akhirnya menyalahkan investasi saham dan forex

    ReplyDelete
  4. Saya juga ikut acara ini, dan lumayan tercerahkan dengan penjelasan dari Stockbit. Dan sekarang lagi mencoba menyelesaikan dan banyak belajar di Stockbit Academy, karena investasi saham ini bukan investasi yang asal-asalanm harus dengan pengetahuan yang mendalam.

    ReplyDelete
  5. Aku pakai saham juga mba dan menurutku memang kita juga harus lebih paham mba soal saham mana. Dulu aku sempat stres juga pas saham ku turun. Skarang jadinya lebih kalem :)

    ReplyDelete
  6. Karna di stockbit kita dituntut untuk belajar, berarti saham dikelola sendiri ya tanpa broker?

    ReplyDelete
  7. Bener tuh kak. Kalo beli saham, jangan suka ikut2an orang/group dr org2, baik dr sosmed/group lainnya. Biasanya mereka itu bandar.

    Lebih baik ya pelajari sendiri perusahaan yg mau kita beli. Sambil lihat Stockbit Academy. Pelan2 ntar jg bisa tahu kok. Sekalian nyemplung aja dl. Beli yg murah2 aja dgn 1 lotnya. Kalo udh terbiasa dan mulai cuan/rugi, baru kita introspeksi. Hehe..

    Salam cuan.

    ReplyDelete
  8. Jadi ingat lagi dulu juga pernah ikutan seminar tentang investasi yang diadakan oleh salah satu perusahaan investasi. Makasih kak sudah diingatkan lagi. Alhamdulillah aku juga sudah mulai sadar dan sudah mulai berinvestasi dari sekarang.

    ReplyDelete
  9. Investasi saat ini kayaknya mulai menjadi sebuah budaya atau kebiasaan tiap orang ya kak. Tapi kembali pada prinsip, saya enggak mau investasi hanya karena ikut-ikutan. Wajib sesuai kemampuan keuangan dan matang dalam wawasan investasi.

    ReplyDelete
  10. Sebagai pemula yang ingin invest saham memang ada baiknya cek & ricek dulu. Sering banget tuh dengar pengin invest saham tapi cuma sekadar ikut²an aja. Tapi disini stockbit memberikan informasi dari 0 banget ya. Gratis pula. Cocok sih untuk pemula yang ingin investasi

    ReplyDelete
  11. Jujurly aku emang pingin belajar saham, invest, dll. Biar kalau ke sono nggak hanya ikut-ikutan doang. Tapi betul-betul paham. Udah banyak temen yang nyemplung ke sana. Jadi kepo sama Stockbit, bisa buat newbie juga pula ^^

    ReplyDelete
  12. sudah dari tahun lalu saya tertarik pengen investasi di saham cuman rasanya ilmuku masih sedikit, harus banyak baca tentang saham dulu nih biar ngerti jadi kalo mau investasi udah tahu

    ReplyDelete
  13. Memang bener, kalau mau berinvestasi harus paham dulu, jangan main ikut²an dan berharap untung saja. Kenali resiko dan cara kerjanya. Kayak Stockbit bagus itu ada academy nya, biar pemula belajar sampai lihai πŸ˜€

    ~ Katerina/Travelerien

    ReplyDelete
  14. Investasi saham jadi pilihan bagus juga nih buat tabungan masa depan.
    Apalagi kalau sahamnya, saham perusahaan yang bonafid ya, makin gereget lagi

    ReplyDelete
  15. JIka ingin beli saham harus teleti dan belajari triknya, apalagi disaat saham turun, disaat itulah mental kita sedang diuji, Jadi klu pengen ikut investasi jangan coba2 deh, harus didampingi sama ahlinya biar makin stabil.

    ReplyDelete
  16. Stockbit seru! cocok bagi pemula seperti saya, karena selain bisa langsung mencoba investasi, bisa juga belajar via halaman akademi yang disediakan.

    Semoga kakaknya juga berjodoh dengan stockbit, jadi bisa untuk aset perencanaan finansial di masa depan! :)

    ReplyDelete
  17. saham itu kalau kuibaratkan ya kayak jualan di pasar ya. kadang harganya bisa naik bisa jadi turun jadi bukan termasuk judi. kalau judi itu kan ada taruhannya gitu kayak binomo yang lagi heboh kemarin. kalau aku mulai investasi saham sejak jaman corona kemarin. nggak banyak sih tapi aku bukan yang trading lebih ke nabung saham. ya semoga saja saham yang kupilih benar-benar naik harganya beberapa tahun mendatang.

    ReplyDelete
  18. Aku udah lama pengen nyobain ngeinvestasi lewat saham. Sepertinya mau coba nanti beli sedikit-sedikit lewat Stockbit sembari belajar lebih banyak lagi tentang saham ini.

    ReplyDelete
  19. aku juga pakai stockbit. dan emang enak UI-nya. terus buat pemula kayak aku bisa sambil belajar juga di stockbit academy

    ReplyDelete
  20. Makin banyak aplikasi keren yah buat investasi saham, apalagi stockbit ini juga menyediakan halaman akademi yang bisa untuk belajar pemula.

    ReplyDelete
  21. Masih maju mundur nih kalau udah ngomongin investasi terlebih main saham.

    Jujurly, pengetahuan saya yang belum mumpuni terkait ini sehingga sering menolak ketika temen2 mengajak investasi. Setelah baca ini mungkin akan dipertimbangkan lagi untuk mulai berani investasi.

    ReplyDelete
  22. nah ini stockbit yang pengen aku cobain mbak
    udah dari lama juga pengen invest disini tapi belum sempet nyari informasi juga waktu itu
    saking seringnya ngikuti financial webinar dan hal-hal yang berbau finansial, suka penasaran juga

    ReplyDelete
  23. Aku udah paham kalau saham itu punya tagline “High Risk High Return” dan investasi buat jangka panjang sehingga sebenarnya aku butuh buat sekolah anak-anak ku. Tapi belum kupelajari mendalam makanya belum berani

    ReplyDelete
  24. Aplikasi stokbit ini bagus banget buat belajar, apalagi buat yang baru pengen memulai investasi awal-awal.. Karena banyak hal yang bisa dipelajari dari sini, apalagi ada akun demo yang bisa dipake buat belajar kan

    ReplyDelete
  25. Bener banget. Banyak yang mengira kalau saham itu sama dengan judi. Yah maksudnya kita seolah bertaruh aja gitu. Bisa menang dan dapat high return. Bisa kalah dan malah tekor. Hehehe

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya, dont forget tinggalkan jejak dan saling follow ya, thanks πŸ™πŸ˜Š